“Kementerian Perindustrian mendorong terbentuknya perjanjian kerjasama antara Pondok Pesantren dengan Sampurnatex dan Sultontex selaku produsen kain tenun Goyor,”kata Dirjen IKMA Gati Wibawaningsih, usai membuka acara.
Ditambahkan Gati, pihak Pondok Pesantren akan menyediakan tenaga kerja dan fasilitas yang tersedia di dalam Pondok Pesantren. Sedangkan pihak Sampurnatex dan Sultontex akan memberikan fasilitas berupa bahan baku, mesin dan peralatan tenun, serta pemasaran hasil produksi santri pondok pesantren.
“Program kami ini kan pertumbuhan usaha baru. Supaya ekonomi cepat jalan dan memberikan bekal santri pria dan santri putri ini untuk nanti masuk ke masyarakat sudah punya bekal apa yang dilakukan dalam bidang ekonomi,” ungkap Gati.
Gati menegaskan, pondok pesantren sendiri juga merupakan salah satu pasar Sarung Tenun Goyor buatan para Santri dan Santriwati. “Kalau ini pasarnya udah kita nggak bantu karena sudah langsung ini. Pasar sudah jelas, pelatihan sudah jelas, mesin peralatan juga sudah ada,” tegasnya.
Gati memaparkan, data Kementerian Agama, jumlah pondok pesantren di Indonesia pada tahun 2016 sebanyak 28.194 pondok dengan total lebih dari 4 juta santri. Persebaran pondok pesantren tersebut (79%) berfokus di 4 provinsi yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.



