Data-data yang didapat tersebut di atas mendasari dalam strategi pencegahan dan pengendalian HIV-AIDS yaitu dengan pendekatan yang berfokus dalam keluarga dan masyarakat.
Menkes juga menjelaskan pencegahan dan pengendalian HIV-AIDS harus dilakukan bersama-sama dengan pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat untuk mencapai hasil yang sesuai dengan harapan. Hal ini dapat dilakukan dengan koordinasi, kemitraan, serta partisipasi aktif dari komunitas populasi kunci, populasi sasaran, serta masyarakat umum yang merupakan salah satu pilar dari Layanan HIV-AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual Komprehensif Berkesinambungan atau dikenal sebagai LKB.
” Ini merupakan strategi utama dalam pengendalian HIV-AIDS dan PIMS” tuturnya.
Menkes menambahkan, Kampanye Peduli HIV-AIDS yang dilakukan saat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang HIV-AIDS, menggerakkan peran serta aktif masyarakat secara luas dalam upaya pencegahan penularan HIV, menumbuhkan kesadaran tentang perlunya tes HIV untuk semua orang, serta menghilangkan stigma untuk HIV.












