Karena itu kata Jumadi pihaknya bersama PT KAI melakukan Rapat Koordinasi untuk mencari solusi yang pas bagi PKL Dirinya kemudian berpesan agar PKL tidak perlu khawatir tidak diberikan tempat berjualan.
“Pkl tidak usah khawatir, Pemkot bersama KAI tentu akan memperhatikan dengan mencarikan lokasi baru bagi PKL untuk berjualan,” ucapnya.
Adapun rencana lokasi yang akan di maping (petakan) menjadi alternatif lokasi baru dikatakan Jumadi yakni di Pasar Alun – alun. Lokasi tersebut menurutnya yang paling memungkinkan dibanding lokasi lainnya. Pemetaan lokasi tersebut sendiri direncanakan akan di mulai pada Senin (3/2) mendatang bersama PT. KAI.
Sementara itu, Corporate Deputi Director Of Aset Development PT. KAI Suharjono dalam keterangannya mengatakan bahwa rakor dengan Pemkot Tegal kali ini sebagai sinergi dalam rangka rencana penataan kawasan stasiun sekaligus penyesuaian program PT. KAI dengan Program Pemkot Tegal.












