Oleh karena itu, Wali Kota Risma meminta jajarannya itu untuk memanfaatkan kesempatan ini dan tidak menyia-nyiakannya. Apalagi, jabatan yang diembannya sekarang ini merupakan amanah dari Allah yang harus dipertanggungjawabkan.
“Jabatan itu bukan punya kita teman-teman. Sekarang saya memang menjadi Wali Kota Surabaya, tapi tidak tahu 3 jam lagi atau satu hari lagi. Semua ini hanya titipan. Makanya, kalau diberi amanah itu, Bapak saya selalu bilang, kalau bekerja, bekerjalah seolah-olah kamu akan hidup seribu tahun lagi, tapi kalau kamu ibadah, beribadahlah seolah-olah kamu akan mati besok,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma juga mengingatkan bahwa apabila tidak mengerti dalam pekerjaannya itu, maka harus bertanya kepada rekan-rekannya atau yang lebih mengerti. Ia juga meminta tidak perlu malu bertanya apabila memang tidak mengerti.



