Sementara itu wakil ketu umum Pengurus Pusat MKGR , Gatot Sujito yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut mengingatkan agar MKGR harus ingat akan tujuan MKGR yang ikut mendirikan Golkar, “Ini moment Kita lakukan evaluasi diri, sebagai pendiri Golkar yang saat ini menjadi partai, bersama kosgoro dan soksi. ini harus jadi semangat untuk menjadikan Golkar, sebagai Partai yang memberi kesejahteraan bagi masyarakat. Maka MKGR dan Golkar harus berdampingan jagan sampai berjauhan. Harus saling menguatkan diri menjadi suri tauladan dan pelopor bangsa dalam membangun negara ini,” tegas politisi DPRRI ini.
Gatot Sujito juga mengingatkan saat ini banyak tantangan yang dihadapi MKGR dalam menjalankan visinya. “Tantangan kita juga makin berat, tidak hanya soal disparitas, soal kemiskinan, namun juga persolan ujaran kebencian, sosmed yng mengikis budaya bangsa, mengganggu kerukunan, budaya gotong royong. Belum lagi soal narkoba dan ekonomi serta masalah pendidikan yang menjadi tujuan penting MKGR. Iniyang harus dipahami. Maka semua yang dilakukan harus beriring dengan Golkar. Mencari solusi atas semua tantangan itu agar medapat simpati dari masyarakat untuk menjadi sebuah kekuatan untuk kebesaran Golkar, ” pungkasnya. (Caa)












