Agus mengatakan, jumlah bencana yang terjadi di tahun 2019 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun dia menyebut, jumlah korban akibat bencana mengalami penurunan.
“Tren dari tahun ke tahun (jumlah bencana) meningkat karena bencananya banyak dan mungkin juga karena laporan BPBD makin rajin. Dari total kejadian tersebut, kita mencatat ada 478 orang meninggal dunia, 109 orang hilang, 3.419 orang luka-luka, 6,1 juta orang mengungsi, 73.427 unit rumah rusak. Secara keseluruhan jumlah korban ataupun kerugian materi mengalami penurunan,” lanjut Agus.
Dari total bencana tersebut, Agus mengatakan 99 persen terjadi akibat cuaca, sedangkan sisanya merupakan bencana geologi. Agus menyebut bencana alam yang paling banyak memakan korban jiwa.












