“Tolong dikomunikasikan dengan yang terkait, dengan yang ada di omnibus law, seluruh menteri dikonsultasikan dengan pemangku kepentingan,” ujar Jokowi.
Draf RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja akan diserahkan ke DPR pada pertengahan Januari 2020. Jokowi tidak ingin UU ini ada pasal-pasal titipan.
“Jangan sampai dimanfaatkan tumpangan pasal-pasal titipan yang nggak relevan. Saya minta tolong didalami dipimpin Menko Perekonomian, Menkumham, Mensesneg, Seskab untuk mendalami nanti disampaikan ke DPR setelah tanggal 10 Januari,” ucap Jokowi.
“Saya tidak ingin RUU ini hanya menjadi tempat menampung keinginan-keinginan kementerian dan lembaga. Jangan sampai hanya menampung menampung-menampung keinginan tapi tidak masuk ke visi besar yang saya sampaikan,” tegasnya.
Jokowi menjelaskan, di dalam RUU omnibus law cipta lapangan kerja terdapat 11 cluster yang melibatkan 30 kementerian/lembaga. Dari seluruh cluster itu diharapkan dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya, serta berjalan sinkron. Dia pun menargetkan penyerahan draft RUU sapu jagat ke DPR setelah tangga 10 Januari 2020.











