Suasana pendidikan politik ini kian mengalir saat suami Arumi Bachsin menanyakan bahwa apa itu sebenarnya politik. Menurutnya, kaum milenial untuk melek politik itu sangatlah penting. “Para milenial sudah saatnya melek politik. Insya Allah saat ini eranya sudah berubah,” jelas Emil Dardak.
Ia pun menegaskan kalau bicara mengenai pembangunan di Indonesia secara tidak langsung juga berbicara politik. Dan Partai Golkar, lanjut Emil Dardak, telah mengikuti dan mengalami naik turunnya ditengah pembangunan Indonesia.
“Kalau kita runut sejarahnya, Golkar mengikuti sejarah ini, mengalami naik turun. Yang namanya terlibat pasti merasakan naik turunnya,” paparnya.
“Jadi kata kuncinya sekarang, politik itu adalah masalah partisipasi dalam proses demokrasi. Apa yang dibangun melalui proses demokrasi,” tambahnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Sekolah Politik Golkar Jatim, Pranaya Yudha mengatakan Partai Golkar menggelar acara pendidikan politik bagi kader-kader yang masih berusia dibawah 35 tahun. “Sekolah politik Partai Golkar akan kita kemas lebih santai dan tidak terlalu tegang, tapi acaranya ini bermuatan positif untuk para kader muda Partai Golkar,” katanya. (Caa)












