Sedang tingkat partisipasi angkatan kerja di Jatim sampai bulan Februari 2016 tercatat berkisar pada angka 68, 27%.
“Dari sisi pertumbuhan tenaga kerja dan kesempatan bekerja, masih cukup banyak peluang bagi perusahaan yang tumbuh dan melakukan ekspansi usaha untuk mencari dan memanfaatkan tenaga terampil dan potensial di jawa timur”ujarnya.
Dalam kesempatan ini, ia turut meyampaikan apresiasi terhadap APINDO atas partisipasinya ikut serta membangun serta mewujudkan iklim usaha yang kondusif untuk mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi di indonesia khususnya di Provinsi Jatim.
“APINDO akan sukses kalau semua menggunakan hati nurani. APINDO harus mampu menjadi jembatan antara pengusaha dan pekerja Bila tidak ada pengusaha negara ini tidak akan maju. Jadi pengusaha yang punya hati dan rasa termasuk pekerjanya, harus saling seimbang. Teman serikat pekerja dan APINDO harus saling menjaga,” ujarnya.












