Cakrawala NasionalCakrawala PolitikIndeks

Jelang Munas Golkar, Airlangga Hartarto Daftar Caketum, Bamsoet Ingatkan Perpecahan

×

Jelang Munas Golkar, Airlangga Hartarto Daftar Caketum, Bamsoet Ingatkan Perpecahan

Sebarkan artikel ini

“Antara pukul 16.00 atau 17.00, karena nantikan kita harus serahkan ke beliau. Pak Airlangga sendiri yang akan menyerahkan,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar, Ridwan Hisjam menjadi yang pertama maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar. Ridwan menargetkan bisa membawa Partai Golkar memperoleh 20 persen kursi parlemen di tahun 2024.

“Visi saya adalah sinergi kader Partai Golkar membangun negeri,” katanya.

Di sisi lain, Bambang Soesatyo menyuarakan sejumlah hal. Politikus yang juga akan maju di bursa pemilihan Ketum Golkar ini menyinggung soal kepemimpinan intimidatif di partainya.

“Menuju Munas Partai Golkar pada 3-6 Desember 2019 di Jakarta, ada beberapa catatan penting yang patut digarisbawahi para kader. Pertama, baik sekarang maupun nantinya, Golkar tidak boleh menjadi faktor penghambat konsolidasi demokrasi Indonesia,” ujar Bamsoet.

Agar mampu menjadi penggerak demokrasi, kata Bamsoet, Golkar harus menuntaskan demokratisasi tata kelola partai. Dengan begitu, demokratisasi tata kelola itu menurutnya bisa berjalan.

“Kepemimpinan intimidatif di tubuh partai harus segera dieliminasi. Golkar tidak boleh memberi beban atau masalah kepada pemerintah. Jika pasca-Munas Partai Golkar masih pecah lagi, sama artinya itu memberi masalah kepada pemerintah. Sebab, pemerintah pada akhirnya hanya bisa mengakui satu DPP Partai Golkar. Tidak mungkin pemerintah atau Presiden dipaksa harus mendengarkan dua DPP Partai Golkar,” tutur Bamsoet.

Ketua MPR ini juga memiliki pesan lain terkait dengan internal Golkar. Menurut Bamsoet. Golkar harus segera beradaptasi dengan perubahan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *