Atas dasar pemikiran tersebut, maka di pengelolaan Wisata Sawah Batu Bukateja telah disepakati bersama untuk tidak mengakomodasi penggunaan plastik. Selain itu, di Wisata Sawah Batu terdapat pemilahan sampah organik dan sampah anorganik, yang kemudian untuk sampah-sampah organik sisa makanan akan dikumpulkan untuk diolah menjadi kompos. Harapannya, Wisata Desa Bukateja dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan pariwisata yang ramah lingkungan dan berbasis konservasi lingkungan hidup.
Sore hari menjelang matahari terbenam merupakan “prime time”, waktu paling ideal untuk menikmati suasana Wisata Sawah Batu Bukateja. Perpaduan pemandangan indah area kaki perbukitan Clirit dengan bangunan-bangunan bambu hall, gazebo, dengan jembatan bambunya, akan menjadi makin terlihat menawan di senja hari saat matahari terbenam.
Suasana alam yang sangat cantik akan makin mengesankan, sambil menikmati sajian minuman hangat teh atau kopi, lengkap dengan kudapan kuliner tradisional yang dimasak oleh warga desa. Ini semua akan membuat “nyore di Bukateja” kian sempurna.
Direncanakan setiap harinya Wisata Sawah Batu akan dibuka sejak sore hingga malam hari, dan di hari Minggu serta hari-hari libur wisata kuliner spesial ini akan dibuka mulai pagi hingga malam hari. Di luar jam-jam buka reguler tersebut, Wisata Sawah Batu juga akan melayani permintaan-permintaan khusus, seperti kebutuhan instansi/perusahaan/komunitas yang memerlukan hall untuk pertemuan, pelatihan, workshop, reuni, halal bi halal, maupun kegiatan-kegiatan lainnya, di luar jam buka reguler yang ada.












