“Jihad yang dulu dilakukan oleh para pendahulu kita untuk mengusir penjajah dari bumi pertiwi saat ini dengan semangat yang sama kita lakukan untuk mengusir kebodohan, mengusir ketidaksehatan serta menangkal Ideologi dan pikiran pikiran jelek yang dapat merusak persatuan dan kesatuan umat dan kesatuan bangsa,” ujar Fachrul.
Pospenas kali ini melibatkan 3090 masyarakat pesantren yang terdiri dari 1541 atlet santri dan 589 seniman santri yang turut didamlingi oleh 960 orang official dan pendamping. Pospesnas ini terdiri dari 6 cabor yakni atletik, bola voli, pencak silat, futsal, senam santri dan cabang hadang.
Sementara pada cabang seni akan memperlombakan cabang kaligrafi islam, seni kategori hiasan mushaf Al Quran, cabang pidato 3 bahasa dari Arab, Inggris dan Indonesia. Selain itu, cabang seni lukis islami, cabang seni kriya, cabang seni hadrah, cabang cipta dan baca puisi serta cabang stand up comedy juga dilombakan. Kegiatan Pospenas ini akan digelar 25-30 November 2019, di Bandung, Jawa Barat.(dtc/ziz)



