Fachrul mengatakan pentingnya santri itu yang mendorong untuk terus ditanamkannya spirit nasionalisme. Sebab, menurut dia, generasi santri saat ini merupakan generasi milenial yang tantangan dan terpaan yang akan dihadapi sangat rentan mengganggu tantangan kehidupan bernegara dan berbangsa.
“Dunia pendidikan pesantren sebagai sebuah entitas sosial, ekonomi dan budaya menjadi basis pembentukan karakter baik sebagai anggota masyarakat maupun karakter sebagai calon-calon pemimpin bangsa di masa depan. Pondok pesantren yang keberadaannya berbasiskan tradisi menjadi benteng dalam menghadapi segala bentuk ancaman budaya dari luar terhadap budaya lokal,” katanya.
Dia berharap melalui event ini semangat resolusi jihad untuk berkontribusi membangun bangsa demi tegaknya NKRI terus digelorakan. Selain itu, semangat yang sama juga dilakukan untuk mengusir ideologi yang merusak persatuan.



