Sahat yang juga Politisi asal fraksi Partai Golkar ini memastikan bahwa telur di Jawa Timur aman untuk dikonsumsi. Karena proses peternakan ayam sudah dilakukan sesuai standar hiegienis yang diawasi lembaga-lembaga terkait. Sahat juga mewanti wanti jangan ada udang dibalik batu atau kepentingan lain dari bergulirnya isu semacam ini. “Kita wanti wanti – wanti jangan sampai ternyata ada kepentingan lain dalam isu ini,” ingatnya.
Ditambahkannya lagi, kalaupun memang benar dari hasil penelitian itu ada kandungan yang kurang bagus dari sebagian kecil telur di Desa Tropodo Sidoarjo, diharapkan segera ada tindaklanjut dari pemerintah daerah atau kabupaten setempat. “Jika memang ada, tugas bupati atau walikota sebagai pemilik daerah otonom untuk meneliti dan memeriksa peternak petelur ayam itu. Sedangkan tugas pemprov adalah memfasilitasi dan supporting saja,” terang Sahat yang berharap persoalan ini jangan menimulkan keresahan di masyarakat.












