Dari 10 nama tersebut, hanya akan dipilih 6 stadion sebagai tempat penyelenggara Piala Dunia U-20. GBT memiliki peluang besar untuk jadi stadion yang bakal digunakan. Pemkot Surabaya menyatakan kesiapannya untuk membangun stadion berkapasitas maksimal 60.000 penonton tersebut agar makin memenuhi standar FIFA. Terpilihnya GBT sebagai salah satu area untuk Piala Dunia menjadi kebanggaan tersendiri.
Ditunjuk sebagai tuan rumah dalam event olahraga bertaraf dunia merupakan momen langka yang disiapkan sematang mungkin. Serangkaian persiapan jelang perhelatan besar tersebut bakal dilakukan. Di antaranya, membangun tiga lapangan pendukung baru sekaligus menyiapkan Gelora 10 November dan Stadion Karanggayam sebagai tempat latihan. Akan dipasang pula single seat di GBT pada awal 2020. Perbaikan dilakukan di beberapa area, mulai papan skor hingga tampilan luar stadion. Penerangan stadion yang awalnya 1.400 lux ditambah menjadi 2.400 lux tahun ke depan.
Hal detail pun diperhatikan, seperti rumput yang akan ditanam layaknya standar FIFA dan membangun jacuzzi di ruang ganti pemain. Akses menuju stadion yang selama ini jadi kendala juga masuk dalam agenda pembangunan. Akses baru akan disiapkan, yakni dengan menyambungkan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) dengan jembatan layang dari tol Surabaya-Gresik menuju Terminal Teluk Lamong.












