“Tahun depan pameran ini harus tetap diselenggarakan dengan acara-acara yang lebih menarik,” ungkapnya.
Menurutnya, Jatim Fair masih diminati oleh para pelaku usaha dan masyarakat sebagai tempat hiburan, terutama bagi masyarakat kelas menengah kebawah. “Dalam suasana melambatnya pertumbuhan ekonomi, di tempat inilah terlihat optimisme para pelaku usaha untuk menyongsong perkembangan ekonomi yang lebih baik,” jelasnya.
Ia berharap, Jatim Fair mampu berperan sebagai pemicu bagi peningkatan perdagangan, investasi, perluasan lapangan kerja, merangsang inovasi perindustrian, serta mendorong promosi perdagangan untuk lebih bersaing di pasar domestik dan pasar global. “Melalui kegiatan Jatim Fair produsen dan konsumen bisa bertemu dan melakukan transaksi secara langsung, karenanya semua transaksi dagang yang terjadi harus segera ditindaklanjuti setelah event ini selesai,” pintanya.












