Ia mengatakan, even tersebut juga sebagai bentuk penghargaan kepada warkop yang telah memberikan kontribusi pada peertumbuhan perekonomian rakyat. Menurutnya jika di seluruh wilayah Jatim terdapat 50.000 warkop, dan tiap harinya beromset Rp 1 juta, maka dalam sehari terdapat perputaran uang sebesar Rp. 50 milyar.
“Jumlah sekian baru berasal dari warkop, padahal ekonomi di sekitar warkop juga ikut terangkat, karena masyarakat bisa menitipkan berbagai jajanan seperti kue atau nasi bungkus,” terangnya.












