“Kegiataan pembinaan seperti ini, diharapkan mampu mencetak para aparatur yang terampil dan berwawasan luas terutama dalam bidang penyelidikan. Dalam era seperti ini, Penyidik Pegawai Negeri Sipil sangat dibutuhkan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas,” imbuh Wakil Wali Kota Surabaya.
Panitia bimbingan teknis Kasubdit PPNS, Yahda Mulia dalam laporannya menyampaikan, bahwa acara ini digelar sebagai kelanjutan dari diklat para pejabat PPNS di Pusat Diklat Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia Megamendung. Sebanyak 100 undangan yang terdiri dari pejabat PPNS dipilih secara selektif dari provinsi dan kabupaten kota di Indonesia. Sementara narasumber pada bimbingan teknis ini adalah perwakilan dari direktorat binaan seksi kewilayahan, Kepolisian Resor Kota surabaya, Kejaksaan Negeri Kota Surabaya, Pengadilan Negeri Kota Surabaya, dan Dari praktisi hukum.
“Selain sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi para pejabat PPNS dalam melakukan penyusunan rencana operasi yustisis, penegakan perda serta pemberkasan hasil penyidikan. Acara ini juga Bertujuan agar penegakan peraturan daerah dapat dilakukan secara maksimal, dan nantinya dapat meningkatkan pendapatan asli daerah,” imbuh Yahda Mulia.(hdi)












