” Dengan jumlah tersebut merupakan skala yang tidak bisa ditanggung oleh Kabupaten, harus ada bantuan dari Pemprov Jatim. Dan tidak menutup kemungkingan mendapat bantuan dari pihak swasta agar aktifitas masyarakat bisa kembali normal ” paparnya.
Saat peninjauan Wagub Jatim didampingi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Trenggalek yakni Emil Dardak dan M. Nur Arifin meninjau tiga titik banjir dan longsor yaitu meninjau akses jalan yang tertutup tanah longsor di Desa Ngadimukyo yang merupkan satu-satunya akses menuju Munjungan, kemudian ke Desa Ngrayung meninjau wilayah yang ketika banjir sebagian besarnya terendam kurang lebih 150cm, dan meninjau jembatan yang putus di Desa Sukorejo.(cn01)












