
Perencanaan pembangunan Taman Mozaik ini telah dilakukan pemkot sejak awal 2019. Masuk ke lelang pada Mei, dan pekerjaan fisik seperti pembuatan pondasi dan pemadatan tanah dimulai pada Juli 2019.
Taman ini, memiliki luas lahan total 5.100 meter persegi. Untuk pembangunan tahap pertama, pemkot mengerjakan seluas 1.850 meter persegi. Disebut Taman Mozaik karena terdapat rumah mozaik di area taman ini. Ukurannya tidak besar sekitar 5 x 4 meter. Didesain dengan dua pintu sisi depan belakang. Dinding serba kaca didesain warna warni. Beberapa jendela pun sengaja dibiarkan bolong, agar membuat nuansa tampak indah.
Sementara terkait fasilitas atau kelengkapan yang saat ini tersedia di taman tersebut, Rochim mengungkapkan, untuk tahap pertama pekerjaan difokuskan pada lanskap tanaman, dan rumah mozaik. Rencananya taman itu juga bakal dilengkapi fasilitas-fasilitas penunjang lain, seperti toilet, pos jaga, mushola, tempat bermain hingga Taman Baca Masyarakat (TBM). “Saat ini pekerjaan tahap pertama telah selesai, tinggal perawatan tanaman,” terangnya.
Meski pengerjaan belum sepenuhnya rampung, taman ini sudah menjadi primadona jujugan masyarakat. Apalagi, desain taman yang cantik dan instagramable, membuat pengunjung betah berada di taman ini. Mereka pun asyik mengambil objek foto di setiap sudut taman.











