Cakrawala DaerahCakrawala Ekonomi

Pemkab Tegal Jalin Komitmen Investasi Rp. 2,19 Triliun di CJIBF

×

Pemkab Tegal Jalin Komitmen Investasi Rp. 2,19 Triliun di CJIBF

Sebarkan artikel ini

Di sesi lain dalam acara yang sama, dihadapan para investor Ganjar menegaskan jika pihaknya menjamin keamanan investasi di Jawa Tengah dari gangguan oknum dan pihak-pihak yang tidak bertanggunjawab, termasuk premanisme. “Saya jamin, kalau bapak ibu dipalak, tolong langsung ketemu saya. Kalau itu dipalak daerah akan kita antar itu ke daerah siapa, apakah itu dari pemerintah daerahnya, penegak hukumnya, dan sebagainya”, katanya. Ganjar juga menyarankan kepada para investor agar tidak memakai biro jasa, tapi datang langsung dan konseling ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Ditemui di tempat yang sama, Kepala DPMPTSP Kabupaten Tegal Fakihurrohim mengatakan pihaknya berencana menggelar forum serupa di tingkat Kabupaten Tegal tanggal 18 November nanti. “Bussiness meeting forum akan kita selenggarakan dengan mengundang para investor potensial untuk kita tawarkan kesempatan berinvestasi di Kabupaten Tegal”, katanya. Ditanya soal kesiapan, Fakih mengatakan soal perizinan dijamin semuanya mudah dan transparan. Pihaknya saat ini juga sedang menyempurnakan profil investasi untuk acara nanti.

Salah satu investor yang hadir dalam CJIBF ini adalah Presiden Komisaris PT. Mahakarya Guci Propertindo Asahel Santoso yang berencana membangun hotel Dafam Guci Resort setinggi 7 lantai sekelas bintang tiga atau bintang empat yang dilengkapi 70 villa. Ditanya soal pertimbangannya menanamkan investasinya di Guci, Santoso menjelaskan jika pihaknya akan menangkap peluang segmen wisatawan kelas menengah ke atas disamping potensi wisata alam Guci yang sangat baik, terutama air panasnya. “Belum lama ini, sekitar dua bulan yang lalu saya sempat berendam di onsen di lereng Gunung Fuji Jepang, ternyata airnya itu tidak lebih baik dari air panas yang ada di Guci. Menurut saya, air geothermal Guci adalah salah satu yang terbaik di Indonesia atau bahkan di dunia”, katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *