Semua kegiatan itu, gencar dilaksanakan seluruh pemangku kepentingan dan instansi terkait guna memberi contoh tentang upaya Pemkab Tulungagung melestarikan budaya gotong royong kepada masyarakat.
Ia mengatakan Kabupaten Tulungagung saat ini memiliki 9, 75 persen balita dengan status kekerdilan.
Oleh karena itu, Bupati Maryoto meminta camat memfasilitasi desa dalam menyelenggarakan lima paket layanan pencegahan kasus tersebut.
“Saya minta camat untuk memfasilitasi desa dalam menyelenggarakan lima paket layanan pencegahan ‘stunting’ (kekerdilan) di desa dengan sasaran 1.000 rumah tangga,” katanya.
Hari Pertama Kehidupan (HPK) meliputi layanan kesehatan ibu dan anak, layanan konseling gizi terpadu/terintegrasi, layanan air bersih dan sanitasi, layanan perlindungan sosial, dan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).












