Barung mengungkapkan, gedung sekolah yang ambruk berada di bagian depan terdiri dari empat kelas, yakni kelas 2 A dan B, serta kelas 5 A dan B.
“Hasil identifikasi sementara masih berlangsung, ada 13 orang menjadi korban, 11 luka-luka dan dua orang yang meninggal dunia,” kata Barung.
Adapun identitas korban yang meninggal dunia berinisial IA (8) warga Gentong, Kota Pasuruan. Sementara korban meninggal dunia lainnya ialah guru, Silvina Asri (19).
“Nah ini meninggal dikarenakan terkena bangunan itu jelas karena ambruk dari atas,” katanya.(ara/ziz)











