“Status kepegawaian yang belum pasti, kedua sistem penggajian yang belum berpihak dan masih terasa ganjal, pesangon yang belum dicairkan kepada saudara kami yang purna bakti, transparansi open bidding segera direalisasikan direktur definitive,” ujarnya.
Menurutnya seluruh karyawan RSUD Al-Ihsan hadir dalam aksi tersebut. Hanya perawat di Ruangan ICU yang tidak ikut.
“Perawat yang di ruangan ICU mau turun, tapi kami tahan. Tapi kalau perawat rawat jalan (ikut aksi) kita sudah kompromi dengan keluarga pasien. Semoga aksi hari ini memberikan dampak yang baik buat kita,” ujarnya.












