Cakrawala NasionalIndeks

Mendagri Tito Minta Budaya Kekerasan Dihapus di Kampus IPDN

×

Mendagri Tito Minta Budaya Kekerasan Dihapus di Kampus IPDN

Sebarkan artikel ini

Tito mengaku kerap mendengar adanya kekerasan di kampus IPDN dari senior kepada junior. Eks Kapolri ini mengingatkan agar hal itu tidak terjadi lagi saat ini.

Tito lantas menceritakan mengenai pengalamannya sekolah di akademi kepolisian dan di beberapa pendidikan baik di Indonesia atau di luar negeri. Menurut Tito, tidak ada budaya kekerasan di luar negeri.

“Saya beberapa kali melihat kekerasan senior ke junior pukul memukul masih terjadi, ini tidak boleh terjadi. Saya memahami apa yang ada dalam seluk-beluk korps Praja senior junior. Dengan alasan dibina, itu tidak ada gunanya. Itu hanya balas dendam senior ke junior,” kata Tito.

Tito menegaskan akan mengambil tindakan tegas bila terjadi kekerasan di lingkungan kampus IPDN. Bahkan, Jenderal purnawirawan Polri tersebut tak segan memproses secara pidana.

“Saya akan ambil tindakan tegas dan keras kalau terjadi kekerasan. Kalau ada salah, tindakan fisik seperti push up, squat jump, bina. Tapi tidak kekerasan, apalagi berlebihan dan menimbulkan cacat apalagi meninggal dunia, pasti kita akan pidanakan,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *