“ Jadi pemilihan langsung ini mengutung calon-calon lokal yang dinilai mencermikan budaya lokal meskipun, harus ada campur tangan dari partai politik” tuturnya.
Belajar dari sejarah Pilpres lalu, bagaimana sosok Jokowi begitu kuat sehingga ia mampu mengambil simpati pemilih karena dia menunjukkan sosok yang kuat.
“Saat ini pertimbangan pemilih adalah karena figur bukan lagi partai jadi, partai PDI di Surabaya saat di diuntungkan dengan figure Risma”pungkasnya.(mnhadi)












