“Karena ini lagi kemarau, orang merokok masuk ke hutan, tidak sadar membuang puntung rokok itu bisa menjadi pemicu,” ujar Nurdin.
Nurdin mengatakan, lahan yang terbakar di Pegunungan Bawakaraeng dan Pegunungan Lompobattang berada di ketinggian dan ditumbuhi hutan pinus. Saat musim kemarau seperti saat ini, batang hingga ranting pohon pinus dapat dengan mudah terbakar ketika ada pemicu api seperti puntung rokok.
“Nah itu (batang dan ranting pinus) kan numpuk banyak, kadang nanti sudah membesar baru ketahuan,” ujar guru besar Fakultas Kehutanan Unhas tersebut.
Nurdin mengimbau warga agar tidak merokok saat masuk ke hutan, khususnya saat masuk ke kawasan Pegunungan Bawakaraeng dan Pegunungan Lompobattang.



