Ada juga beberapa OPD yang belum 100 persen daring. “Nanti kami ingin mencoba rapat di sini meskipun semuanya belum selesai, untuk menyaksikan pembangunan smart center ini nanti bisa berjalan lancar,” ucapnya, berharap.
Di ruangan yang sama, kata Arifin, dia bersama bisa melakukan rapat dengan tele conference, sehingga dalam satu waktu sudah bisa melakukan rapat bersama dengan lebih efisien.
Bupati Trenggalek ini akan segera me-launching smart center ini, “Harus segera di-launching, tidak boleh lebih dari tahun ini karena anggarannya sekarang. Makanya tadi saya meninjau langsung,” katanya.
Dalam kesempatan yang berbeda, Kadis Kominfo Kabupaten Trenggalek, Edif Hayunan Siswanto menambahkan, bahwa dengan adanya dasboard smart centre, maka semua OPD yang mempunyai data yang bisa diakses oleh masyarakat melalui fitur layanan yang ada di dashboard ini.
Selain itu, juga ada fitur-fitur untuk masyarakat terkait dengan potensi yang ada di Kabupaten Trenggalek, baik itu potensi terkait pariwisata, peluang investasi dan yang tidak kalah menariknya fitur mengenai pelayanan.
Edif menegaskan data yang masuk sudah mencapai angka 60 persen tinggal menyisakan data yang bersifat daring. (wan/an)



