“Kami akan tunggu bahkan sampai magrib nanti kami akan menunggu. Kalau bupati tidak punya inisiatif sampai kapan persoalan ini selesai,” tandasnya.
Menerima jawaban dan tanggapan tersebut, Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal berinisiatif untuk menelepon Bupati Jember Faida. Tapi berkali-kali tidak diangkat.
“Lihat itu, Kapolres telpon aja tidak diangkat, bupati apa itu,” ujar celetukan salah satu mahasiswa.
Kapolres pun menawarkan untuk melakukan video call, tapi ditolak mahasiswa.
“Saya telpon tidak diangkat, karena ibu bupati sedang sibuk. Kemudian untuk video call tawaran itu agar ada komunikasi dan terkait tanda tangan pakta integritas bisa menyusul kemudian,” kata Alfian.(dtc/ziz)



