“Bahasa merupakan bagian utama dan tidak terlepas dari budaya itu sendiri,” tegasnya.
Saat ini, pemerintah sedang merintis dana abadi kebudayaan. Diperkirakan, dalam jangka waktu 5 tahun bisa mencapai Rp 5 triliun. Manfaat dana abadi kebudayaan itu diharapkan dapat digunakan untuk sejumlah kegiatan kebudayaan.
“Apa yang kami berikan saat ini tidak ada apa-apanya, karena karya seniman tidak ternilai harganya dan dalam bentuk apapun,” kata Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu.












