Lebih lanjut dikatakannya, komunitas ini juga telah mengadakan pengabdian masyarakat pada Minggu (6/10) di Pantai Kenjeran Surabaya dengan agenda membersihkan sampah-sampah yang ada di bibir pantai.
“Sebenarnya agenda bersih-bersih pantai ini sudah rutin kami lakukan ber 4, namun akhirnya kita kayak merasa perlu mengajak lebih banyak orang lagi untuk bergabung dan mengedukasi betapa daruratnya kondisi lingkungan kita akibat sampah plastik” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa komunitas ini tidak hanya beranggotakan dari mahasiswa Unusa, namun juga dari berbagai kampus dan masyarakat umum. “Kita nggak hanya berempat, banyak teman-teman dari kampus lain seperti Unair, Hangtuah, Uinsa. Yang kita buka pendaftarannya melalui Google form dan akhirnya berkumpullah kita ber 35” jawabnya.












