Bernard diketahui memiliki peran mengintimidasi Ninoy Karundeng. Polisi menyebut, Bernard berada di lokasi kejadian saat Ninoy diculik dan dianiaya.
“Itu ada di lokasi ikut mengintimidasi dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan. Itu adalah Sekjen PA 212,” kata Argo.
Kasus ini mencuat setelah Ninoy diculik sekelompok orang saat berada di tengah aksi di Pejompongan, Jakarta Pusat. Saat itu, Ninoy memotret orang-orang yang terkena gas air mata saat demo pada Senin, 30 September 2019.












