Menurutnya, kericuhan bermula dari masalah pribadi anatara dua oknum mahasiswa UP dengan satu orang mahasiswa Unas. Dua oknum mahasiswa ini lantas mengajak dua temanya untuk datang ke Unas.
“Jadi mereka (oknum mahasiswa UP) ngajak dua orang temannya. Dua orang oknum mahasiswa dan dua orang bukan mahasiwa akhirnya datang ke Unas,” kata Prayitno saat dikonfirmasi, Selasa (8/10/2019).
Mereka berempat bertemu dengan seorang mahasiswa Unas tersebut. Alih-alih ingin menyelesaikan masalah, mahasiswa Unas ini malah dipukul oleh empat orang tersebut.



