“Peristiwa ini masih kita dalami apakah ada keterkaitan kekecewaan mahasiswa terhadap kebijakan pemda atau ada kelompok yang sengaja membuat situasi Yalimo jadi tidak kondusif. Ini juga masih kita dalami apakah terkait dengan situasi yang ada di pegunungan tengah, terutama Kabupaten Jayawijaya,” sambung Kamal.
Saat ini polisi juga mengantongi barang bukti yang digunakan untuk membakar kantor pemerintahan di Yalimo.
“Barang bukti yang ditemukan masyarakat yaitu sebuah derigen yang berisikan minyak dan kepala derigennya ikut terbakar. Sekarang barang bukti diamankan di Polsek Yalimo,” ucap Kamal.(kcm/ziz)



