“Dari pengecekan yang dilakukan petugas PGN, ada unsur gas metan dan minyaknya juga,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kapolsek Tenggilis Mejoyo, Akp Kadek Ary mengatakan, begitu ada laporan pihaknya langsung mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan kecamatan dan koramil untuk memanggil instansi terkait.
“Tadi sudah ada dari PGN, Dinas Lingkungan Hidup, juga dari SDM untuk mengecek, sejauh mana semburan itu,” kata Kapolsek.
Ia menyebut, untuk sementara waktu rumah tersebut akan dikosongkan. Sedangkan para penghuni rumah, akan tinggal di tempat lain. Saat ini, di lokasi dilakukan penjagaan oleh kepolisian, koramil, dan security internal perusahaan.












