Ada beberapa penerbangan reguler siang ini menuju Wamena yaitu Transnusa dan Wings Air rute Sentani-Wamena dan penerbangan kargo Myindo Airlines rute Sentani-Wamena yang ditunda.
Di sisi lain, sebanyak 5 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Wamena, Papua ditutup hari ini. Hal ini imbas demo rusuh yang terjadi di wilayah tersebut.
“Jadi memang SPBU tutup hari ini karena kondisi keamanan tidak memungkinkan. Lima SPBU Kompak, dia bukan SPBU reguler, dia kaya model APMS (agen premium dan minyak solar). Kalau zaman dulu sebutannya APMS,” kata Unit Manager Communication, Relations & CSR Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho.
Dia mengatakan, SPBU ditutup sampai kondisi benar-benar aman. Kemudian, pegawai SPBU pun sudah diliburkan. Diketahui, Wamena hanya memiliki 5 SPBU. Dengan adanya peristiwa ini, SPBU di Wamena lumpuh total.
Lanjutnya, pihak Pertamina terus memonitor untuk pengiriman bahan bakar ke wilayah Wamena. Memang, pengiriman bahan bakar di Wamena tidak dilakukan setiap hari.
“Sebenarnya kaya Wamena tidak tiap hari dikirim, seminggu bisa 3-4 kali, tergantung, memang baru saja dikirim. Saat ini memang belum ada rencana pengiriman. Pengiriman selanjutnya kita akan coba lihat pantau situasi dan kondisi di sana juga,” jelasnya.
Dia melanjutkan, pengiriman ke Wamena sendiri biasanya menggunakan truk tangki dari Jayapura, atau menggunakan jalur udara.
“Untuk pengiriman ke Wamena, tadi truk tangki di Jayapura tertahan tidak bisa melewati Wamena. Bandara Wamena juga ditutup. Pengiriman kan menggunakan pesawat dari Jayapura ke Wamena,” tutupnya.(dtc/ziz)












