Ia mengatakan, kebakaran hutan dan lahan tersebut terjadi mulai Senin (16/9) siang dan semakin meluas hingga malam hari.
Dia menjelaskan, kondisi lahan yang kering akibat musim kemarau disertai angin yang kencang di wilayah ketinggian mengakibatkan areal kebakaran semakin meluas dengan cepat.
“Karena itu sampai saat ini upaya pemadaman masih dilakukan di lapangan,” kata Paulus yang juga Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Flores Timur itu.












