Usai rapat, Wiranto menjelaskan langkah-langkah penanganan karhutla di Riau dengan hujan buatan. Sebab saat ini, Riau masih mengalami musim kemarau.
“Kebakaran padam kalau ada hujan. Kalau nggak ada hujan, bikin hujan buatan. Tapi hujan buatan ini kan perlu pesawat terbang, perlu garam, perlu kondisi awan. Awan kalau nggak ada, ya nggak bisa. Maka syaratnya awan harus 70% kandungan airnya, baru pesawat naik, dikasih garam, itu turun (hujan),” kata Wiranto.(dtc/ziz)



