“Selain itu, juga rutin digelar bedah buku yang ditujukan bagi siswa dan siswi tingkat SMP. Temanya bermacam-macam, pematerinya juga menyesuaikan tema,” kata dia.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan minat anak-anak usia sekolah untuk datang dan membaca di perpustakaan semakin meningkat. Baik di perpustakaan sekolah maupun perpustakaan daerah.
Sesuai data, selama tahun 2018, jumlah pengujung di Perpustakaan Kota Madiun telah lebih dari 44.628 orang. Jumlah tersebut dipastikan terus bertambah seiring dengan program melek literasi yang digelar Pemkot Madiun, terlebih bagi anak-anak usia sekolah.
Perpustakaan Kota Madiun juga telah memiliki layanan berbasis digital yang dapat memudahkan pembaca untuk mengakses buku koleksi perpustakaan setempat. Yakni layanan aplikasi “iMadiun”.
Untuk mendapatkan iMadiun, masyarakat bisa menginstal aplikasinya di “Google Play Store” dalam ponsel pintar atau Android.



