“Dana bantuan jasmas itu banyak makanya saya menghimbau, itu kurang lebih kalau total-total hingga Rp 100 juta lebih per kegiatan. Yang ini kan hanya Rp 12 milyar kerugian mencapai Rp 5 milyar,” jelas Kajari Tanjung Perak, Rachmad Supriady, Rabu (4/9) lalu.
Dengan banyaknya berbagai proyek pada jasmas 2016 yang tersebar diberbagai SKPD Pemkot Surabaya lanjut Rachmad tentunya juga dibutuhkan ketelitian untuk memilah satu persatu modus operandinya kendati alat bukti data sudah berada digenggaman.
“Untuk proyek jasmas yang lain masih kita carikan bukti, apakah ada penyimpangan apa tidak, tapi saya himbau kepada semua pihak, target kita bagaimana kembalikan kerugian negara sebesar besarnya,” tegasnya.



