Kabut asap ini diduga akibat bertambahnya titik api yang terpantau di wilayah Kotawaringn Timur, pada Kamis sore tercatat hampir 300 titik, pada Jumat pagi bertambah menjadi 347 titik panas.
Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi menginstruksikan seluruh camat, lurah dan kepala desa untuk memaksimalkan upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan. Saat seperti ini sangat rawan terjadi kebakaran lahan dan kabut asap parah sehingga harus dicegah.
“Saya memohon dengan sangat kepada seluruh masyarakat untuk tidak membakar lahan. Dampaknya sudah sangat mengganggu masyarakat luas, mulai dari kesehatan, pendidikan dan aktivitas ekonomi,” ujar Supian.
Dia mengajak masyarakat turut membantu Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan untuk menangani kondisi ini sehingga kebakaran lahan dan asap bisa segera berakhir. Partisipasi dan kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan agar semua berjalan sesuai harapan.(ara/ziz)



