Kawasan Sungai Mentaya juga diliputi asap tebal. Bahkan kawasan seberang sungai tidak terlihat lantaran tertutup tebalnya asap kebakaran lahan.
Sebagian besar warga yang beraktivitas memilih menggunakan masker agar tidak terhirup asap bercampur debu kebakaran lahan. Untuk mencegah kecelakaan lalu lintas, pengendara menyalakan lampu dan mengurangi kecepatan. Tidak terkecuali di sungai, motoris juga mengurangi kecepatan karena jarak pandang aman hanya sekitar 30 meter.
Hingga pukul 07.30 WIB, kabut asap masih cukup pekat. Sejumlah sekolah seperti di SDN 3 Mentawa Baru Hulu mengarahkan murid mereka untuk menggunakan masker dan tidak berada di luar ruangan agar tidak terdampak buruk kabut asap.
“Kemungkinan (asap) ini agak lama, selain karena di sekitar Kota Sampit sendiri banyak hot spot, juga di wilayah selatan yang menimbulkan asap dan bergerak ke arah barat laut hingga utara,” kata Nur Setiawan.



