Mathur politisi asal Madura ini menambahkan, untuk menyusun anggaran tentunya ada evaluasi sebelumnya. “Sebelum menyusun anggaran, Dinas Kesehatan Jatim mengevaluasi program yang dijalankan. Ada evaluasi dan monitoring program yang dijalankan sebelumnya. Inii kelihatannya tidak dilakukan,” pungkasnya.
Sebelumnya, persoalan ini juga di ungkap Ketua Sementara DPRD Jatim Kusnadi. Temuan di lapangan, banyak kota/kabupaten yang ternyata data stunting dan gizi buruknya tidak ter-cover oleh Dinas Kesehatan Jatim.












