Selain itu juga untuk menumbuhkan semangat persatuan masyarakat Bojonegoro. Meskipun Margomulyo berada jauh dari perkotaan, namun tidak merasa sendiri. Karena menjadi satu kesatuan Bojonegoro.
Tugu prasasti didirikan sebagai penanda bahwa hingga saat ini di Bumi Angling Dharma ada tonggak sejarah keberadaan ajaran Samin yang dipelopori oleh Samin Soerosentiko.
Selain itu, juga terdapat patung di ujung jalan menuju dusun tersebut. Bahkan, di tengah hutan ada sebuah tugu separuh badan yang dibelakangnya terdapat 5 pilar menandakan “Pitutur Luhur Sedulur Sikep”.
Lima (5) pilar itu diantaranya, laku jujur sabar trokal lan nrimo. Ojo dengki srei dahwen kemeren pekpinek barange liyan. Ojo mbedo mbedakne sapodo padaning urip kabeh iku sedulure dewe. Ojo waton omong-omong sing nganggo waton. Biso roso rumongso.












