Selain menjelaskan tentang keberadaan pasukan di Papua Barat, dalam pertemuan yang dihadiri Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Papua Pdt Lipius Biniluk, Kapolri juga menjelaskan tentang keberadaan pasukan di Nduga.
Pasukan yang ada di Nduga itu memang dikirim untuk mengamankan wilayah tersebut pasca pembantaian 34 karyawan PT.Istaka Karya.
Sebelum terjadi pembantaian terhadap beberapa karyawan PT.Istaka ada beberapa insiden di wilayah tersebut namun pihaknya tidak melakukan pengiriman pasukan.



