“ Ini buah dari hasil kerja keras dan komitmen Tim Samsat Jatim serta dari hasil koordinasi kerjasama yang sinergi antara Direktorat Lalu lintas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Dinas pendapatan Prov. Jatim dan PT Jasa raharja ( Persero) cabang Jatim. Sehingga hasilnya sangat membanggakan” tegasnya.
Keberhasilan yang di raih saat ini, menurutnya jangan cepat merasa puas dan berhenti disini, tetapi hendaknya prestasi ini dijadikan cambuk untuk lebih berkarya dan berinovasi lagi yang lebih canggih. Dengan harapan inovasi baru itu bisa untuk menambah hasil pajak atau meningkatkan peroleh pajak daerah dan pemasukan pajak tidak turun lagi.
Karena dengan menciptakan inovasi-inovasi dan ide-ide baru yang brillian, otomatis Tim Samsat Jatim bisa mengikuti kompetisi pelayanan publik tingkat internasional yang direncanakan PBB pada tahun 2016 mendatang. Selain bisa mengikuti kompetisi di ajang internasional, inovasi baru tersebut juga diharapkan dapat memberikan solusi pada permasalahan – permasalahan yang muncul selama ini.
Ia menambahkan, gambaran penerimaan kas, khususnya dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor sampai dengan bulan Juli 2015 sudah terealisir sebesar 2 trilyun 728 milyar 935 juta 090 ribu 876 rupiah atau sebesar 56,85 persen dari yang ditargetkan sebesar 4 triliun 800 miliar rupiah. “ Kalau untuk penerimaan pajak dari kinerja sektor pajak kendaraan bermotor, ini sudah memenuhi syarat,” jelasnya.












