“Karena kami tidak bisa mendapatkan informasi dari daerah kami di Papua. dan juga buka akses jurnalis media internasional maupun nasional ke tanah West Papua agar media bisa mengetahui apa yang terjadi di Papua Barat,” ujar perwakilan massa.
Massa juga mengecam terkait insiden di Surabaya. Mereka menegaskan masyarakat Papua merupakan manusia yang merdeka.
“Dan juga mengecam pihak keamanan yang telah berlebihan saat menangkap teman-teman kami di Surabaya, pihak kepolisian dalam ini rezim Jokowi-JK menangkap militer yang terlibat saat mengatakan rasis terhadap kaum kami di Surabaya, kami menuntut itu karena kami bukan monyet, kami adalah manusia, manusia merdeka,” ujarnya.(dtc/ziz)












