Selain karena musim kemarau, penyusutan volume air Waduk Sangiran tersebut juga disebabkan karena pendangkalan di dasar waduk. Sesuai data, jumlah volume air Waduk Sangiran dalam kondisi normal mencapai 1.956.710 meter kubik. Saat ini masih tersisa sekitar 50 persen hingga 40 persen saja.
Sementara, kondisi waduk yang terus surut airnya dimanfaatkan warga sekitar untuk menggembala ternak kambing ataupun bercocok tanam.
Petani di sekitar waduk sengaja menanam jagung dan padi di dasar waduk yang mulai mengering. Untuk pengairannya, warga memanfaatkan sisa air waduk dengan menggunakan mesin pompa air.












