Budi pun lantas memaparkan, bahwa berdasarkan penjualan produk Zurich di Jawa Timur menyumbang 13 persen dari total premi keseluruhan pada tahun 2018. Penjualan di Surabaya pun terus menunjukkan pertumbuhan, Q2 2019 menunjukkan pertumbuhan 101 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Secara segmentasi pasar, mayoritas nasabah Zurich di Surabaya berasal dari Kelas Menengah ke atas, dan mayoritas merupakan profesional muda dan keluarga. Per Juni 2019, pemasaran Zurich di Surabaya didukung oleh lebih dari 1,000 tenaga pemasar di Surabaya “ paparnya.
Lebih lanjut diuraikan oleh Budi, pada tahun 2018, bisnis asuransi jiwa Zurich mencatatkan pertumbuhan premi sebesar 34 persen dari tahun sebelumnya, jauh di atas rata-rata industri Asuransi Jiwa di angka 3 persen. Pada tahun yang sama Agen Zurich pun bertumbuh dari 4,677 hingga 5,630.
“Tiga kunci utama strategi kami adalah Fokus kepada Customer, Kemudahan, dan Produk Inovatif. Dengan bekal ini, kami terus memberikan solusi perlindungan yang inovatif, terdepan, dan tepat sasaran bagi masyarakat. Dengan pertumbuhan ekonomi, Zurich ingin membantu masyarakat Indonesia agar lebih siap dalam menghadapi potensi risiko. Terutama bagi masyarakat Kelas Menengah dan profesional muda yang penuh semangat, karena mereka juga merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Sangat penting bagi mereka untuk mendapatkan perlindungan terbaik, agar mereka dapat terus berkarya walaupun risiko tersebut terjadi.“ Budi menambahkan.
Sementara itu, Produk Zurich paling inovatif adalah yang baru-baru ini diluncurkan adalah Zurich Critical Advantage (ZCA), produk yang memberikan manfaat utama perawatan medis di Luar Negeri senilai US$ 2.000.000, fasilitas cashless di seluruh dunia, dan layanan Second Medical Opinion dari ahli medis terkemuka.
Zurich fokus untuk terus melakukan ekspansi baik dari segi jaringan, saluran distribusi, hingga berbagai produk ke masyarakat. Pengembangan distribusi Zurich ke seluruh Indonesia juga merupakan inisiatif utama untuk mendukung target pemerintah dalam menggalakkan penetrasi keuangan nasional.
Target inklusi yang dicanangkan oleh OJK untuk tahun 2019 ini sebesar 75 persen. Berdasarkan data terakhir pada tahun 2016 tingkat inklusi keuangan pada kelompok usia 18-25 tahun tercatat sebesar 70,0 persen dan usia 26-35 tahun sebesar 68,4 persen. Zurich terus berkomitmen untuk mengembangkan pasar Indonesia dan menyediakan produk perlindungan terbaik bagi masyarakat di Indonesia.



