“Di pegunungan Kendeng itu daerahnya memang berkapur itu ada Desa Kenongo Rejo, Desa Dampit dan Desa Beringin. Warga mengantri karena mata air sumber itu terbatas,” ujarnya, Jumat (2/8/2019).
Alfian menambahkan, BPBD Kabupaten Ngawi saat ini melakukan dropping air kepada 20 desa yang paling parah mengalami krisis air dari 45 desa yang terdampak kekeringan. Bantuan moil air yang disalurkan saat ini merupakan bantuan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
“Yang bantuan dari Pemkab Ngawi akan kita salurkan di akhir bulan Agustus mengingat puncak musim kemarau kita perkirakan di bulan September,” imbuhnya.



